Translate Page

Info CPNS Terbaru, Skor Tertinggi Tes SKD Capai 489



CPNS 2019 - Pelaksanaan ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2019 masih terus berlangsung sampai saat ini.

Data yang dihimpun dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) pada Minggu (16/02/2020) pukul 18.00 WIB, sebanyak 1.982.837 peserta telah melaksanakan tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).






Artikel Rekomendasi:


Dari seluruh peserta, skor tertinggi se Indonesia sementara mencapai 489.

"Titik lokasi Universitas Bengkulu ada peserta SKD Kabupaten Kaur sesi 1. Memperoleh nilai tertinggi nasional atas nama Aten Risdiana," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Biro Humas BKN Paryono saat dihubungi Kompas.com, Senin (17/2/2020) siang.

Total nilai tersebut terdiri dari nilai Tes Intelegensi Umum (TIU) sebesar 170, Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) sebesar 150, dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP) sebesar 169.

Kelulusan passing grade SKD CPNS 2019

BKN mencatat, hingga Minggu (16/02/2020) malam, Berikut presentase kelulusan passing grade per formasi.



  • Tenaga cyber sebesar 56,32 persen

  • Putra/Putri Papua dan Papua Barat 25,36 persen

  • Lulusan Terbaik 91,83 persen

  • Diaspora 100 persen

  • Penyandang Disabilitas 65,17 persen

  • Formasi Umum 42,19 persen


Jadwal Seleksi CPNS 2019


  • Pembukaan pendaftaran: 11 November 2019

  • Verifikasi berkas: 13 November 2019

  • Penutupan pendaftaran: 24 November 2019

  • Penutupan verifikasi: 12 Desember 2019

  • Pengumuman hasil seleksi administrasi: 16 Desember 2019

  • Masa sanggah: 16-19 Desember 2019

  • Pengumuman sanggah: 26 Desember 2019

  • Pengumuman pelaksanaan SKD: Januari 2020

  • Pelaksanaan SKD: Februari 2020

  • Pengumuman hasil SKD: Maret 2020

  • Pelaksanaan SKB: Maret 2020

  • Integrasi nilai SKD dan SKB: April 2020

  • Pengusulan penetapan NIP: April 2020


Itulah informasi mengenai Skor Tertinggi Tes SKD Capai 489. Semoga informasi ini bisa bermanfaat dan sampai jumpa di artikel selanjutnya.

Sumber: Kompas.com (17/02/2020)
ALWI
Only ordinary people want better.
Posting Komentar